Minggu, 07 November 2010

Dialog Cucu Adam


Seorang cucu Adam berkata dalam hatinya.. “Yaa Allah., betapa sempurnanya hidup yang telah Engkau berikan pada hamba, meski tiada hidup sesempurna Engkau.! Saat hamba mulai diciptakan dari tanah,, kau pilihkan tanah yang paling indah, dengan berjuta pesona, lekukan dengan seni sebagai maha karya yang luar biasa.. Tiada cacat,, tiada noda,, tiada nista., sungguh sempurna..

Subhanallah.. Ketika hamba akan dilahirkan ke dunia,, Engkau pilihkan seorang Ibu dan Ayah yang luar biasa bijaksana dan tiada mengenal lelah menjaga dari kecil hingga akhir usia. Engkau juga telah menurunkan saudara-saudara yang yang bersinar-sinar seperti surya, melindungi dan menyayangi hamba..

Alhamdulillah.. Engkau taburkan aroma cinta kasih sayang di dalam kehidupan keluarga hamba.. Engkau juga senantiasa mengutus malaikat penjaga di kedua pundak ini yang selalu berbisik kebaikan, hingga menuntun hamba dengan jari-jarinya yang lembut menuju jalan-Mu yang Engkau ridhoi..

Laa ilaaha Ilallah.. Engkau kirimkan teman-teman yang sholeh dan telah Engkau jadikan lingkungan yang hamba tinggali menjadi sangat indah dengan kehangatan atas keberadaan-Mu. Engkau juga telah mengirimkan satu dari berjuta bidadari yang akan mengiringi jejak langkah hamba menapaki skenario-Mu yang sangat panjang.”

Allahu Akbar.. Kurang apa lagi?! Setiap detik jalan kehidupan yang telah dijalani selalu ringan seperti kapas. Tak ayal semua masih semu yang harus diungkap melalui tabir takdir kehidupan.. Engkau tak pernah sedikitpun menyakiti hamba, meski hamba adalah kecil yang tiada pernah tahu dan pandai mengungkap ucap terima kasih..

“Astaghfirullahaladziim..” ucap yang tiada hentinya terlantun dari bibir indah ciptaan-Mu untuk selalu membasuh hati hamba.. Ampun hamba tak terikira atas lumuran dosa dari ubun-ubun hingga telapak kaki.

Semoga disaat akhir nanti, hamba menjadi cucu Adam yang bisa ikut menopang kakinya untuk menuju Surga-Mu..
Amin Ya Allah yaa Rabbal alamiin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar